Friday , December 15 2017
Home / Entertainment / Belanja sambil Berbagi di Muslimarket.com

Belanja sambil Berbagi di Muslimarket.com

Penandatangan MoU antara Baznas, Dompet Duafa, Zaskia Adya Mecca & Muslimarket.com
Penandatangan MoU antara Baznas, Dompet Duafa, Zaskia Adya Mecca & Muslimarket.com

Jakarta, 24 Juni 2015 – Pada hari ini e-commerce muslimarket.com yang telah beroperasi sejak akhir April 2015 silam resmi diperkenalkan pada publik. Ini adalah sebuah e-commerce muslim pertama di Indonesia yang memadukan antara aktivitas belanja dengan membantu pemberdayaan komunitas muslim. Untuk semakin memperkuat komitmen mereka dalam membantu, sejak awal berdiri Muslimarket.com yang memiliki tagline “Serba Muslim, Serba Ada” juga telah menjalin kerjasama dengan Dompet Dhuafa dan Baznas, selaku penyalur dalam pemberian bantuan demi pemberdayaan produsen.

“Bagi kami, pemberdayaan adalah sebuah unsur penting yang dapat membantu memajukan sebuah bisnis dan komunitas. Selain itu, pemberian bantuan untuk memberdayakan sebuah komunitas dapat membuat bantuan tersebut lebih berkesinambungan,” tutur Pramadita Tasmaya, CEO muslimarket.com. Ia juga mengungkapkan alasan dibalik pendirian Muslimarket.com, yaitu data dari penelitian Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), yang menyebutkan bahwa e-commerce di Indonesia akan tumbuh pesat dan pada tahun 2016 akan mencapai total nilai pasar hingga USD 24 Milyar. Membuat e-commerce telah menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan di Indonesia.

Pemilihan Dompet Dhuafa dan Baznas sebagai partner dalam pemberian bantuan juga didasarkan pada kepedulian NGO ini akan program pemberdayaan. “Karena kami percaya bahwa semakin banyak kami membantu pemberdayaan komunitas, maka semakin kuat juga hubungan yang terjalin dalam komunitas tersebut,” tambah Pramadita Tasmaya.

Bantuan untuk pemberdayaan komunitas tersebut juga dapat dilakukan dalam dua cara. Pertama adalah bantuan secara langsung, dimana konsumen memberikan dana tunai secara langsung melalui Dompet Dhuafa atau Baznas, yang nantinya akan digunakan untuk membantu pemberdayaan produsen dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru dimana hasil produksinya dapat dijual kembali di Muslimarket.com. Sementara cara kedua adalah dengan memberi kesempatan pada desainer lokal, produsen dan pedagang muslim untuk bekerjasama dengan Muslimarket.com. Seperti misalnya Zaskia Adya Mecca yang telah meluncurkan koleksi eksklusif berupa apparel dan kerudung di bawah label BIA.

“Konsep baru dari muslimarket.com ini seakan turut memberi pencerahan betapa sebetulnya masih banyak perusahaan yang peduli pada sesama. Itulah sebabnya saya, sebagai seorang desainer lokal, langsung menunjukkan respon positif saat diajak berkolaborasi. Karena menurut saya, pemberdayaan semacam

Zaskia Adya Mecca sedang menjelaskan tentang konsep desain terbarunya
Zaskia Adya Mecca sedang menjelaskan tentang konsep desain terbarunya

ini juga dapat membantu untuk memajukan nama para desainer, produsen dan pedagang muslim di Indonesia,” ungkap Zaskia Adya Mecca, yang sebagian dari hasil penjualan bajunya langsung disumbangkan sebagai infaq.

Selain memadukan antara aktivitas belanja dan membantu pemberdayaan komunitas tersebut, Muslimarket.com juga memiliki konsep one-stop-shopping yang menyediakan sekitar 2.000 varian produk yang berasal dari 65 vendor. Di e-commerce ini, para konsumen juga bisa mendapatkan mulai dari produk fashion & beauty, produk home living, hingga paket umrah dan haji. Sebuah tempat belanja yang mampu mencukupi semua kebutuhan para konsumen.

 

Zaskia Adya Mecca bersama model desain terbarunya
Zaskia Adya Mecca bersama model desain terbarunya

Tentang Muslimarket

muslimarket.com yang didirikan pada akhir April 2015 ini adalah e-commerce muslim pertama di Indonesia yang memadukan antara aktivitas belanja dengan membantu pemberdayaan komunitas muslim. Bagi e-commerce dengan tagline “Serba Muslim, Serba Ada” tersebut, bantuan memang tidak selalu harus diberikan dalam bentuk dana tunai, karena membantu pemberdayaan komunitas bisa menjadikan bantuan tersebut lebih berkesinambungan. Hal ini karena pemberdayaan adalah kunci kesuksesan sebuah bisnis dan pertumbuhan komunitas.

Foto bersama. Ki-ka : Bapak Irfan (Direktur Pusat Studi Bisnis Syariah dari IPB yang aktif di Baznas), Bapak H. Yuli (Direktur Ekskutif  Dompet Dhuafa), Pramadita Tasmaya (CEO Muslimarket.com), MC
Foto bersama. Ki-ka : Bapak Irfan (Direktur Pusat Studi Bisnis Syariah dari IPB yang aktif di Baznas), Bapak H. Yuli (Direktur Ekskutif Dompet Dhuafa), Pramadita Tasmaya (CEO Muslimarket.com), MC
Desain terbaru karya Zaskia Adya Mecca
Desain terbaru karya Zaskia Adya Mecca
Desain terbaru karya Zaskia Adya Mecca
Desain terbaru karya Zaskia Adya Mecca

Dalam memberikan bantuan, ada dua cara yang dapat ditempuh. Pertama adalah secara langsung, dimana konsumen memberikan dana tunai secara langsung melalui Dompet Dhuafa atau Baznas, yang nantinya akan digunakan untuk membantu pemberdayaan produsen dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru dimana hasil produksinya dapat dijual kembali di Muslimarket.com. Kedua adalah bantuan tidak langsung, yaitu dengan menciptakan pemberdayaan bagi para desainer lokal, produsen, dan pedagang muslim yang mereka ajak bekerjasama.

 

About jakfash

Check Also

Save Music Indonesia

Pergerakan #SaveMusicIndonesia, Bentuk Apresiasi Masyarakat untuk Musik Indonesia

Musisi Indonesia Randy Nidji, Neorotic, juga DEKAT, artis Samuel Zylgwyn, Daniel Topan, Robby Purba, Chicco …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *